Who's Online

We have 4 guests and no members online

Login Form

Hyperlinkk

 

 

 

 

Kegiatan Akademik / Pendidikan Bagian Penyakit Dalam

 

1. Pendidikan S1 (Pendidikan Dokter)

Semenjak Fakultas Kedokteran Unand menjelaskan sistem pendidikan Problem Based Learning (PBL) pada tahun 2004, maka Bagian IPD juga harus melaksanakannya sesuai dengan acuan dari sistem pendidikan tersebut. Keterlibatan Bagian IPD berupa :

Tahap Akademik

  • Kuliah Pengantar

Staf Bagian IPD ikut serta memberkan kuliah pengantar pada  beberapa Blok yang terkait dengan Ilmu Penyakit Dalam.

  • Intruktur skills lab

Staf  IPD juga berperan serta sebagai intruktur skills lab pada blok yang terkait dengaan bidang Ilmu Penyakit Dalam terutama berhubungan dengan Fisik Diagnostik.

  • Pengelola Blok dan Tim skills lab

Staf IPD juga terlibat sebagai koordinator dan anggota pengelola Blok serta sebagai anggota Tim pengelola skills Lab.

Tahap Profesi (Senior clerkship)

Bagian IPD ikut dalam penyelenggaraan tahap profesi dokter antara lain :

  • Kegiatan Preseptor Rotasi 1

Kegiatan  preseptor pada rotasi 1 terdiri atas kegiatan Bedside Teaching (BST), Case Report Session (CST) dan Clinical Science Session (CSS). Lama satu siklus dibagian IPD adalah * minggu dimana minggu yang terakhir merupakan assessment.

  • Kegiatan Preseptor Rotasi 2

Pada rotasi 2 ini mahasiswa menjalani siklus di puskesmas kota dan pinggiran kota Padang selama 10 minggu. Beberapa staf dari bagian IPD juga aktif menjadi preceptor pada rotasi 2 ini.

2. Pendidikan Sp 1

Proses pendidikan Sp1 dikelola oleh KPS PPDS IPD dan dilaksanakan oleh Kepala Subbagian beserta staf subbagian yang berkoordinasikan dengan KPS PPDS ilmu Penyakit Dalam yang dibantu oleh Sekretaris KPS. Lama program Pendidikan Sp1 adalah 5 tahun. Proses Pendidikan dibagi dalam 3 tahap ,   yaitu :

  • Tahap I : lama 3 semester

Peserta menjadi dokter ruangan, kegiatanya berupa mengolah kasus di ruang bangsal penyakit dalam case report (kasus hidup / mati ), journal reading.

  • Tahap II : lama 4 semester

Peserta masuk stase di subbagian-subbagian. kegiatan peserta adalah mengelolah kaus-kasus yang sesuai dengan subbagian masing- masing di bangsal maupun kasus rawat jalan,pembacaan jurnal dari sari pustaka serta menjawab konsul dari peserta PPDS I

  • Tahap III : lama 3 semester

Peserta PPDS bertindak sebagai konsulen di bangsal dan di poliklinik peyakit dalam.kegiatan pesertanya adalah, bertanggung jawab unutk menjawab konsul antar bangsal, menjadi chief bangsal, dan chief IGD. Di tahap III ini peserta PPDS harus melaksanakan Ujian nasional dan melakukan penelitian akhirnya dan dilaporkan dalam bentuk tesis yang merupakan syarat terakhir unutk mendapatkan gelar keahlian Ilmu Penyakit Dalam.

3. Pendidikan Sp2 (PPDS-PDK)

Semenjak telah dilakukanya vitasi oleh kolegium PAPDI pada tahun 2007, 4 Subbagian di Bagianb Ilmu Penyakit Dalam FK Unand telah dinyatakan memenuhi  syarat untuk menjadi senter pendidikan konsultan (Sp2), Subbagian yang telah dinyatakan memenuhi syarat adalah Endokrin - Metabolik, Kardiologi, Hematologi-Onkologi medik dan Gastroentero-Hepatologi.

Proses Pendidikan Sp 2 dikelola oleh KPS PPDS-PDK IPD dan dilaksanakan oleh Kepala Subbagian beserta staf subbagian / konsultan yang berkoordinasi dengan KPS PPDS - PDK Ilmu Penyakit Dalam yang dibantu oleh Sekretaris KPS.

 

 

 

Share

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Kalender

05:28, 23rd September 2017
September 2017
SMTWTFS
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

News

 

workshop

HUBUNGI : 082283796423

YUNDA PERMATA SAR

HyperLink